Berita

    Simak Fungsi Propeller Shaft & Tanda Kerusakannya Pada Transmisi Mobil

    Poros kopel atau yang dikenal juga dengan sebutan propeller shaft ini merupakan komponen yang sering ditemukan pada mobil berpenggerak 4WD (four wheel drive). Bentuk komponen ini mirip pipa panjang yang terbuat dari bahan baku baja.

    Poros kopel merupakan komponen yang tergolong penting. Komponen ini berkaitan dengan sistem transmisi pada sebuah mobil.

    Penjelasan Tentang Propeller Shaft

    Poros kopel merupakan komponen yang terdapat pada sistem transmisi. Alat ini biasanya terbuat dari material baja berkualitas yang memiliki daya tahan tinggi terhadap gaya puntir.

    Propeller shaft tersusun dari berbagai bagian-bagian seperti rear slip joint, balance weight, universal joint dan lainnya. Bagian tersebut dirangkai menjadi satu kesatuan untuk mengoptimalkan kinerja poros kopel.

    Poros kopel adalah komponen yang diletakkan pada rangka chassis dan juga sumbu roda belakang. Kemudian komponen tersebut disangga pada bagian suspensi roda belakang.

    Panjang poros kopel umumnya berbeda-beda karena menyesuaikan dengan ukuran mobil. Semakin besar dan panjang mobilnya, maka poros kopel pun akan semakin panjang juga. Begitu juga sebaliknya.

    Apa Fungsi Propeller Shaft?

    Poros kopel memiliki 3 fungsi utama yang sangat vital pada mobil. Adapun fungsi-fungsinya diantaranya seperti:

    1. Berfungsi Untuk Meneruskan Putaran dari Transmisi ke Gardan Mobil

    Fungsi yang pertama dari komponen ini yaitu untuk meneruskan tenaga atau putaran dari transmisi mobil ke gardan. Fungsi poros kopel ini bahkan akan sangat terasa pada saat mobil melintasi di jalan yang tidak rata.

    2. Sebagai Komponen untuk Memindahkan Putaran dari Transmisi ke Gardan

    Fungsi selanjutnya dari propeller shaft yaitu untuk memindahkan putaran dari sistem transmisi ke gardan. Perpindahan tersebut akan diproses tanpa adanya getaran dan juga kejutan.

    3. Berfungsi Sebagai Penyesuai Perubahan Jarak Transmisi ke Gardan

    Fungsi terakhir dari komponen ini yaitu bertugas untuk menyesuaikan perubahan jarak transmisi ke gardan. Komponen ini berperan untuk meneruskan putaran pada saat mobil sedang bergerak dan menimbulkan perubahan jarak antara sistem transmisi dengan gardan.

    Tanda Propeller Shaft Rusak

    Sama seperti komponen-komponen yang lain, poros kopel suatu saat juga bisa mengalami kerusakan. Sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah, maka perhatikanlah tanda-tanda berikut ini untuk mengenali permasalahannya.